Belajar Dhamma

- sabbe satta bhavantu sukhitatta -

Dhammapada Syair 19-20: Kisah Dua Orang Sahabat

Bahumpi ce saṁhita bhāsamāno, Na takkaro hoti naro pamatto; Gopova gāvo gaṇayaṁ paresaṁ, Na bhāgavā sāmaññassa hoti. Appampi ce saṁhita bhāsamāno, Dhammassa hoti anudhammacārī; Rāgañca dosañca pahāya mohaṁ, Sammappajāno suvimuttacitto; Anupādiyāno idha vā huraṁ vā, Sa bhāgavā sāmaññassa hoti. ~ Suatu ketika terdapat dua orang sahabat yang berasal dari keluarga terpelajar, dua bhikkhu dari Savatthi. Read more about Dhammapada Syair 19-20: Kisah Dua Orang Sahabat[…]

Dhammapada Syair 18: Kisah Sumanadevi

Idha nandati pecca nandati, Katapuñño ubhayattha nandati; “Puññaṁ me katan”ti nandati, Bhiyyo nandati suggatiṁ gato. ~ Dekat Savatthi, di rumah Anathapindika dan rumah Visakha, dua ribu bhikkhu memperoleh pelayanan setiap hari. Di rumah Visakha, dana makanan diatur pemberiannya oleh cucu perempuannya. Di rumah Anathapindika, pengaturan dana makanan dilakukan, pertama oleh anak perempuan Anathapindika tertua, kemudian Read more about Dhammapada Syair 18: Kisah Sumanadevi[…]

Dhammapada Syair 17: Kisah Devadatta

Idha tappati pecca tappati, Pāpakārī ubhayattha tappati; “Pāpaṁ me katan”ti tappati, Bhiyyo tappati duggatiṁ gato. ~ Suatu saat Devadatta menetap bersama Sang Buddha di Kosambi. Selama tinggal di sana ia menyadari bahwa Sang Buddha menerima banyak perhatian dan penghormatan maupun pemberian. Dia merasa iri hati terhadap Sang Buddha dan bercita-cita untuk memimpin Sangha yang terdiri Read more about Dhammapada Syair 17: Kisah Devadatta[…]

Dhammapada Syair 16: Kisah Upasaka Dhammika

Idha modati pecca modati, Katapuñño ubhayattha modati; So modati so pamodati, Disvā kamma­vi­sud­dhi­mattano. ~ Di Savatthi ada seseorang yang bernama Dhammika. Ia seorang umat yang berbudi luhur dan sangat gemar memberikan dana. Selain sering memberikan dana makanan serta kebutuhan lain kepada para bhikkhu secara tetap, juga sering berdana pada waktu-waktu yang istimewa. Pada kenyataannya, ia Read more about Dhammapada Syair 16: Kisah Upasaka Dhammika[…]

Dhammapada Syair 15: Kisah Cundasukarika

Idha socati pecca socati, Pāpakārī ubhayattha socati; So socati so vihaññati, Disvā kamma­kiliṭ­ṭha­mattano. ~ Pada suatu dusun tidak jauh dari Vihara Veluvana, hidup seorang penjagal babi yang sangat kejam dan keras hati, bernama Cunda. Ia adalah penjagal babi yang sudah berusia lebih dari lima puluh tahun; selama hidupnya dia belum pernah melakukan suatu perbuatan yang Read more about Dhammapada Syair 15: Kisah Cundasukarika[…]

Dhammapada Syair 13-14: Kisah Nanda Thera

Yathā agāraṁ ducchannaṁ, vuṭṭhī samativijjhati; Evaṁ abhāvitaṁ cittaṁ, rāgo samativijjhati. Yathā agāraṁ suchannaṁ, vuṭṭhī na samativijjhati; Evaṁ subhāvitaṁ cittaṁ, rāgo na samativijjhati. ~ Suatu ketika Sang Buddha menetap di Vihara Veluvana, Rajagaha. Waktu itu ayah-Nya, Raja Suddhodana, berulangkali mengirim utusan kepada Sang Buddha, meminta Beliau mengunjungi kota Kapilavatthu. Memenuhi permintaan ayahnya, Sang Buddha mengadakan perjalanan Read more about Dhammapada Syair 13-14: Kisah Nanda Thera[…]

Dhammapada Syair 11-12: Kisah Sariputta Thera

Asāre sāramatino, sāre cāsāradassino; Te sāraṁ nādhigacchanti, micchāsaṅkappagocarā. Sārañca sārato ñatvā, asārañca asārato; Te sāraṁ adhigacchanti, sammāsaṅkappagocarā. ~ Upatissa dan Kolita adalah dua orang pemuda dari dusun Upatissa dan dusun Kolita, dua dusun di dekat Rajagaha. Ketika melihat suatu pertunjukan, mereka menyadari ketanpa-intian dari segala sesuatu. Lama mereka berdua mendiskusikan hal itu, tetapi hasilnya tidak Read more about Dhammapada Syair 11-12: Kisah Sariputta Thera[…]

Dhammapada Syair 9-10: Kisah Devadatta

Anikkasāvo kāsāvaṁ, yo vatthaṁ paridahissati; Apeto damasaccena, na so kāsāvamarahati. Yo ca vantakasāvassa, sīlesu susamāhito; Upeto damasaccena, sa ve kāsāvamarahati. ~ Suatu ketika kedua murid utama Sang Buddha: Yang Ariya Sariputta dan Yang Ariya Maha Moggallana, pergi dari Savatthi menuju Rajagaha. Di sana, orang-orang Rajagaha mengundang mereka, bersama seribu pengikut mereka, untuk menerima makan pagi. Read more about Dhammapada Syair 9-10: Kisah Devadatta[…]

Dhammapada Syair 7-8: Kisah Mahakala Thera

Subhānupassiṁ viharantaṁ, indriyesu asaṁvutaṁ; Bhojanamhi cāmattaññuṁ, kusītaṁ hīnavīriyaṁ; Taṁ ve pasahati māro, vāto rukkhaṁva dubbalaṁ. Asubhānupassiṁ viharantaṁ, Indriyesu susaṁvutaṁ; Bhojanamhi ca mattaññuṁ, Saddhaṁ āraddhavīriyaṁ; Taṁ ve nappasahati māro, Vāto selaṁva pabbataṁ. ~ Mahakala dan Culakala adalah dua saudagar bersaudara dari kota Setabya. Suatu ketika dalam perjalanan membawa barang-barang dagangannya mereka berkesempatan untuk mendengarkan khotbah Dhamma Read more about Dhammapada Syair 7-8: Kisah Mahakala Thera[…]

Dhammapada Syair 6: Kisah Pertengkaran di Kosambi

Pare ca na vijānanti, mayamettha yamāmase; Ye ca tattha vijānanti, tato sammanti medhagā. ~ Suatu waktu, bhikkhu-bhikkhu Kosambi terbentuk menjadi dua kelompok. Kelompok yang satu pengikut guru ahli vinaya, sedang kelompok lain pengikut guru ahli Dhamma. Mereka sering berselisih paham sehingga menyebabkan pertengkaran. Mereka juga tak pernah mengacuhkan nasehat Sang Buddha. Berkali-kali Sang Buddha menasehati Read more about Dhammapada Syair 6: Kisah Pertengkaran di Kosambi[…]